Polisi Bongkar Markas Judi Online Internasional di Bogor

Infogelap – Situs Review Judi Online

Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota berhasil menangkap 22 orang yang diduga bagian dari judi bola online jaringan internasional. Mereka ditangkap saat penggerebekan di daerah perumahan elit Bogor Nirwana Residence, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, Pada Jumat 31 Maret 2017 Lalu.

Selain menangkap 22 orang tersangka, dalam aksi penggeledahan tersebut polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 5 unit laptop, perangkat wifi, 44 unit telepon genggam, tiga CCTV, belasan earphone, 1 unit televisi dan sejumlah berkas-berkas, serta buku catatan nomor kontak pelanggannya.

Kapolresta Bogor Kota Kombes Ulung Sampurna Jaya mengatakan, sebagian besar dari ke-22 orang pekerja judi online jaringan internasional tersebut adalah tenaga kerja perempuan.

“Mereka memiliki tugas masing-masing. Ada yang bertindak sebagai operator, admin, humas, dan manajer,” Ungkap Ulung di Mapolresta Bogor Kota, Jumat malam.

Situs Judi online ini dikendalikan seorang manajer dari Manila, Filipina dengan memberikan nomor pelanggan kepada admin.

“Untuk bisa mendapatkan akun judi online, calon pemain harus melakukan pembayaran di depan dan akan mendapat User ID dan password,” terang dia.

Dalam sekali transaksi, lanjut Ulung, minimal para pelanggan judi ini dikenakan tarif minimal Rp 100 ribu dan maksimal Rp 500 ribu dalam sekali taruhan. “Taruhannya sepak bola dan apa saja,” kata Ulung.

Pengakuan para pelaku, judi online ini baru beroperasi tiga bulan dan diduga jaringan tersebut juga terdapat di beberapa kota lainnya. “Para pelanggannya sudah mencapai ribuan orang,” kata dia.

Saat ini polisi akan terus mendalami dan mengembangkan hasil pengungkapan judi online tersebut.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bogor Kota Kompol Chondro Sasongko mengungkapkan, operator yang dipekerjakan oleh jaringan judi online tersebut didominasi perempuan. Mereka menerima gaji antara Rp 2,5 juta hingga Rp 4 juta per bulan.

Akibat perbuatannya, para pelaku dikenakan Pasal 303 KUHP tentang perjudian dan Undang-Undang ITE dengan ancaman mencapai 10 tahun penjara.

Tagged with: